Sunday, March 18, 2001

Jadikan hinaan sebagai motivasi hidup

“ tak ada manusia yang terlahir sempurna, janngan kau sesali segala yang telah terjadi, kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat, seakan hidup ini tak ada artinya lagi .”
    Terkadang kita berfikir tentang arti hidup yang sebenarnya. Hidup memang permainan. Dan peran kita sebagai pemain atau bagaimana kita menjadikan diri kita menjadi yang terbaik dari yang baikdan dalam permainan tentunya ada kekalahan dan kemenangan.
    Ketika kita , mendapatkan kemenngan itu, terkadang kita merasa diri kita yang lebih mampu dari yang lain, tetapi saat kekalahan menyelimuti kita, kita beranggapan bahwa kita memang tidak mampu untuk melakukannya, bahkan hinaan, cemoohan, ejekan yang terlontar dari lisan orang-orang yang tidak pernah berfikit tentang apa yang dia ucapkan merupakan hal yang sangat berpengaruh besar bagi orang-orang yang mendapatkan perlakuan seperti itu, karena ini bisa saja menjadikan mereka tidak berani untuk menghidupi kehidupan ini.

    Berikut kisah seorang gadis yang tabah :
Gadis ini memang terbilang akrab dengan teman-temannya. Sikapnya santun dan ia selalu mendapatkan  prestasi di sekolahnya, tetapi ketika ia diuji dengan penyakit yang menyakitkan yaitu kanker otak seketika itu pun teman-temannya menjauhinya satu-persatu. Apalagi ketika ia harus kehilangan mahkota rambutnya. Mulai saat itu ia sering mendapat cemoohan dari teman-temannya, awalnya memang ia tidak sanggup untuk menghadapi cemoohan dari teman-temannya, tetapi ayahnya selalu berusaha untuk meyakinkan dirinya bahwa Ia adalah orang yang kuat. Sampai-sampai ia dijuluki “ monster ” oleh seorang anak kecil sehingga anak-anak itu pun lari ketakutan karena melihat dirinya. Rasa tercabik-cabik dalam diri gadis ini memang sering ia alami, tetapi ia berusaha kuat untuk menghadapinya dengan senyuman, karena ia yakin ia bisa sembuh dari penyakit ini.
    Sampai akhirnya tuhan berkehendak lain, dan gadi ini pun harus meninggalkan dunia untuk selamanya. Berkat kebaikan dan keteguhan dari dirinya, kisah riwayat hidupnya kini selalu dikenang.
    Maka dari itu janganlah beranggapan bahwa dirimu yang paling rendah dari yang lain, sabar, tawakkal dalam menghadapi hidup ini, karena Allah tidak akan pernah menguji hambanya diluar kemampuan mereka. dan hadapilah kenyataan hidup ini dengan tabah dan lakukan yang terbaik untuk kehidupanmu.
By : Siti Nur Mala on RED.