Saturday, July 24, 2010

cerpen

PANGERAN PEMBERANTAS GUA
Oleh : Rohiman
Di suatu hari didaerah sekitar, ada sebuah rumah, rumah tersebut telah lahir seorang anak yang di idam-idamkan oleh kedua orangtuanya, lalu bayi itu di beri nama pankanta. Mula-mula disaat umur sebaya dia disekolahkan di pesantren, namun ayahnya memindahkannya ke sekolah persilatan, di situlah mula-mula ia belajar pencak silat kurang lebih sepuluh tahun dia mempelajari silat dan akhirnya dia lulus. Ketika itu dia ingin bersayembara ke kota sebrang yang terdenganr rawan, walau karna dengan perasaan sedih orangtuanya merelakan dia pergi bersaimbara, singkat cerita, pangeran pankarta sampai di daerah tersebut. Akhirnya dia bertemu dengan seorang kakek yang di sebut kakek punto, pangeran pankarta langsung bercerita kepada kakek purto dengan senanga hati kakek purto mengijinkannya untuk menginap di di rumahnya dan mengajarkan sedikit ilmu persilatan, dengan kagum kek purto melihat kecerdasan pangeran pankarta siap unutuk membasmi xizamkyu yang terkenal sangat meresahkan warga, pangeranpun menuju hutan rapi banyak warga yang melarang karena takut terjadi apa-apa kepadanya. Akn tetapi dengan suara bijak ia menjawab “jangan khawatir insya Allah saya bisa selamat agar kita in bisa aman” wargapun percaya kepadanya.
Sampainya di hutan ia terpaku karena melihat gua yang sangat besar denga tidak sabar ia memasuki gua tersebut ia terkejut ketika ia melihat di depannya ada satu ekor singa buas, denganmembaca ayat-ayat Allah kemudian dia mencabut rambutnya sungguh ajib rambutnya berubah menjadi panah dia langsung memanahnya sasaranpun kena, ini sungguh aneh muncullagi singa itu menjadi pedang yang sangat berkilau, dai langsung meneruskan perjalananya tiba-tiab dai melihat xzamkyu ada disana, dangan geram dan gigih terkancing pangeran pankarta menyerangnya terjadilah pertarungan hebat. Dengan ketekunannya belajar sialt, akhirnya dai bisa mengalahkan xziamkyu, akan tetapi datng seekor naga tua dn besar pangeran pankarta terkaget sang nagapun menyelepatkan buntutnya pangeranpun terpental jauh dari tempatnya dai langsung bangun dan bertapa dan dia membaca ayat-ayat Al-Quran dan melemparkan pedang yang ia dapatkan ketiak membunuh seekor singa, sungguh ajaib nagapun mati seketika dengangembira pangeran pulang membawa kampak milik x-zamkyu warga bersorak ria karna senang mendenganr x-zamkyu telah mati, tapi karna kejahtan berhsil dilenyapkan pangeranpun harus kerumah dan keluarga yang telah membesarkannya, dengan persaan sedih wrga merelakan kepergian sang pangeran kembali ke keluarganya.