Saturday, July 24, 2010

LIPUTAN WISUDA ANGKATAN KE SEBELAS

WISUDA ANGKATAN KE SEBELAS
(INTENSITY)

Oleh : Arif Abdurrahman
Dalam rangka memberikan penghargaan sekaligus perpisahan kepada santri dan santriawati kelas akhir MA Ummul Quro Al-Islami, setelah berhasil menyelesaikan pendidikan selama 4-6 tahun di Pondok ini,
Setiap tahun Pon Pes Ummul Quro Al- Islami mengeluarkan anak didik dan menggelar acara wisuda untuk santri kelas akhirnya. setelah dinilai cukup dalam menjalankan tugas dan kewajibannya menuntut ilmu di pondok ini.
Kini mereka tiba dihari yang mereka nanti- nantikan,acara Wisuda mereka. sambil mengikuti acara tersebut rasa sedih, senang, bangga, dan rasa kagum tercampur aduk menjadi satu. Acara wisuda ini diselenggarakan pada hari Minggu,02 Mei 2010, di Gedung Serba Guna (GSG) dan dihadiri oleh para wali santri kelas akhir, para tamu undangan dan para dewan guru pondok UQI,

Sebelum acara resmi dibuka, sambil menunggu para tamu undangan dan menghibur para hadirin yang datang lebih awal, acara diawali dengan hiburan-hiburan yang diisi oleh tim gambus dan tim marawis dari santri kelas satu dan santri kelas dua, hingga beberapa menit kemudian acara resmi dibuka oleh Ust. M Hilmi dan Ust. Ridwan Agus Setiawan yang saat itu menjadi MC. Adapun acara pertama di awali dengan pembacaan kalam ilahi yang dilantunkan oleh Saudari, Yusi Nur Faidah yang diteruskan pembacaan shalawat Nabi yang di bacakan langsung oleh tim sahlawat Ummul Quro.

Acara selanjutnya yaitu sambutan-sambutan, adapun sambutan yang pertama dari perwakilan wisudawan dan wisudawati yang diwakili oleh saudara Fajrurrahman. Dalam penyampaiannya saudara Fajrur mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para Dewan Guru dan dari berbagai pihak yang telah mengasuh, memberikan yang terbaik bagi mereka dan Dia juga mengatakan tanggung jawabnya sebagai alumni Ummul Quro sangatlah berat jika dibandingkan dengan tanggung jawabnya ketika mereka masih santri.

Setelah sambutan perwakilan dari wisudawan dan wisudawati, sambutan diteruskan dengan sambutan perwakilan dari wali wisudawan dan wisudawati yang di wakili oleh KH. Khoiriddin Bin Jamad yang dalam penyampaiannya beliau menyampaikan bahwa pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan yang kompeten terbilang murah tetapi berkualitas dari sekolah-sekolah yang ada di luar, ini adalah salah satu perbedaan yang sangat nyata . Kami bersukur anak-anak kami bisa belajar disini dengan modal yang tidak telalu banyak tapi anak-anak kami bisa belajar dengan tenang dan nyaman, ujarnya.
Selanjutnya Khutbatul Wada yang dinanti-nanti oleh para wisudawan dan wisudawati oleh Pimpinan Pesantren, KH Helmi Abdul Mubin Lc. Beliau menyampaikan bahwa santri wisudawan dan wisudawati sudah dididik untuk beribadah mengaji, shalat tahajjud, membaca ratib, dan pelajaran-pelajaran agama lainnya, santri wisudawan dan wisudawati tinggal meneruskannya dirumahnya masing-masing dan pesannya, jangan sampai para alumni Ummu Quro putus dengan hal-hal ini.
Para wisudawan dan wisudawati juga bisa meneruskan pendidikannya ke perguruan-perguruan tinggi dalam negeri maupun di luar negri seperti ke IPB, UIN Jakarta UIN Bandung atau mungkin keluar negeri seperti ke Libya, Yaman, Mesir, dan perguruan tinggi lainnya. Anak-anakku harus waspada akan aliran-aliran yang menyesatkan karena anak-anakaku akan di uji dan anak-anakku harus istiqomah di dalam ahli sunnah wal jamaah, tandasnya.
Pemberian hadiah kepada wisudawan dan wisudawati terbaik yang diberikan langsung kepada wisudawan dan wisudawati berprestasi, hadiah wisudawan dan wisudawati yang berprestasi ini jatuh kepada wisudawan Ahmad Subagaja Wiratama P dan wisudawati Aliyah Sakinah sebagai wisudawan dan wisudawati terbaik di tahun ini, pemberian hadiah diberikan langsung oleh KH. Helmi Abdul Mubin Lc.

Orasi Ilmiah oleh Guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Dede Rosada beliau berpesan kepada peserta wisudawan dan wisudawati, anak-anak wisudawan dan wisudawati lanjutkanlah study kalian ke jenjang yang labih tinggi walau anak-anaku kurang mampu dalam segi ekonomi, beliau mengatakan “man jadda wajada”, barang siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkannya. Dan sekarang anak-anak adalah alumi Ummul Quro harus bersungguh-sungguh dalam melajutkan belajarnya menuju pendidikan selajutnya maka insya Allah para alumni Ummul Quro akan menemukan jalan keluarnya, anak-anakku kalian tidak boleh inferior walau kalian tidak superior bersikaplah egaliter, optimis dan mau berprestasi tegasya.
Ceramah agama yang diisi oleh ustadz Al-Habsyi yang dalam tausiahnya beliau menyampaikan ada beberapa hal yang membuat kita semua sukses salah satunya yaitu meminta keridhoan kedua orang Tua dan keridhoan guru atau Ustadz yang telah mengajari kita semua ,ingatlah keridhoan orang tua sangatlah penting, karena seandainya kita berhasil meminta keridhoan kedua orang tua maka kita berhasil pula memuka pintu langit yang seluas-luasnya disanalah doa kita akan didengar oleh Allah dan insyaAllah akan dikabulkan oleh Allah SWT. ujarnya.

Acara prosesi wisudawan dan wisudawati menjadi puncak acara, dimana dimana para wisudawan dan wisudawati satu persatu naik ke atas panggung untuk menerima mendali dan sebuah buku raport berwarna hitam yang merupakan hasil jerih payah mereka belajar selama 4-6 tahun di pesantren. Mendali dan buku raport tersebut di berikan langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren serta kepala Sekolah Madrasah Aliyah ,Ust. Fauzi Marhawi S.Ag.
Acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Al-Habib Mustofa Al-Idrus beliau tidak hanya mebacakan doa akan tetapi beliau sempat menyampaikan pesan-pesannya kepada wisudawan dan wisudawati, selain mendo’akan para wisudawan beliau juga mendoakan pimpinan pesantren agar sehat selalu dan bisa melaksanakan kewajibannya sehari-hari.