Sunday, August 22, 2010

Apa Kata Mereka "Marhaban Ya Ramadhan"




Oleh : Arif Abdurrahman

Tidak tersa, setelah sebelas Bulan lamanya bulan suci Ramadan tahun lalu telah berlalu hingga kini tibalah di hadapan kita bulan suci Ramadhan pada tahun ini, bulan suci Ramadhan ini kembali hadir untuk mewadahi umat muslim yang beriman sehingga berbagai pesona Ramadhan telah memandu kita untuk menyambut bulan suci Ramadhan ini. Di bulan yang penuh rahmat dan penuh pengampunan ini seluruh umat muslim di wajibkan untuk beribadah puasa selama satu bulan penuh, di samping itu bulan ini juga telah mejadi bulan yang penuh berkah karena semua amal perbuatan kita yang baik akan dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat-lipat ganda, dengan demikian bulan suci Ramadhan ini bisa kita jadikan sebagai ajang pendekatan diri kita kepada Allah SWT.


Untuk mempersiapkannya kita harus meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, serta menyiapkan jasmani dan rohani yang ada dalam diri kita agar disaat jelang puasa tiba tidak ada kendala sakit ataupun hal-hal yang mengganggu berjalannya ibadah puasa Ramadhan. selain itu, bulan suci Ramadhan ini juga sudah menjadi bulan yang paling di tunggu-tunggu oleh umat muslim, karena barang siapa yang senang atau bahagia akan datangnya bulan suci Ramadhan, maka jasadnya akan di haramkan oleh Allh SWT untuk masuk ke dalam neraka jahannam.
Disamping itu, bulan suci Ramadhan juga telah menyimpan berbagai meisteri tentang sejarah Agama Islam. salah satunya adalah kemengangn yang diraih oleh tentara Islam yang di pimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW, disaat perang Badar yang terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah, dan pada tanggal 10 Ramadhan 8 Hijriyah umat Islam menaklukan kota Mekkah (Fathul Mekkah), berawal dari sinilah islam Berjaya dan terus berkembang hingga sekarang ini. Nah sobat MISSI perjuangan Nabi kita di bulan suci Ramadhan tidak ada apa-apanya jika kita bandingkan dengan ibadah pusa kita yang satu bulan penuh ini. Saat ini kita berpuasa sebagai bentuk perang kita melawan hawa nafsu, tentu lebih nyatanya kita berpuasa menahan lapar dan haus. dengan dua hal inilah sebenarnya kita juga melawan hawa nafsu yang terus menghantui kita di saat kita lengah atau di saat pikiran kita sedang kosong.

Untuk menyucikan diri di bulan suci Ramadhan ini, ajang salaing maaf-memaafkan satu sama lain juga menjadi kebiasaan pelajar dalam menyambut bulan suci Ramadhan, selain membersihkan diri dari dosa ajang maaf-memafkan juga bisa meningkatkan keimanan kita dan ketaqwaan yang memang sudah seharusnya kita tingkatkan di bulan suci Ramadhan ini. Muangkin bulan yang penuh barokah ini bisa membawa kita menjadi yang lebih baik lagi dari bulan-bulan sebelumnya, semoga bulan suci Ramadhan ini bisa membawa kita menjadi lebih dekat lagi kepada sang kholik. “Amin, , ,”