Sunday, August 22, 2010

Asal Mula Sunge Baya (Sungai Buaya)

oleh : Rohiman.
Di sebuah kali yang cukup besar, berjalanlah keluarga yang berjumlah lima orang, mereka terdiri dari ayah, Ibu, kakak yang cukup besar, adik perempuan dan seorang bayi yang berumur Sembilan bulan. Mereka baru saja pulang dari undangaan (acara khitanan dan acara pernikahan). Waktu menunjukan pukul 12:00 malam, karena rumah mereka bersebrangan dengan kali mereka harus pulang menyeberangi sungai tersebut. Ternyata Cuma ada satu perahu yang cukup kecil yang bias , sang ayah pun berkata “ayo cepat kita naik anak-anak sudah mengantuk”. Sang istripun menjawab “lebih baik jangan perahu yang sekecil itu tidak mungkin bisa mengangkut semua”, “lalu kita mau melintas pake apa?” Tanya ayah. Dengan rasa bimbang, ketika sampai di pertengahan sungai air semakin deras, ombakpun melambai-lambai. Semua yang berada di atas perahu ketakuatan, “tuh kan pak apa kata ibu”, kata ibu “bapakpun tidak tau akan terjadi seperti ini bu” jawab bapak. Ombakpun semakin kencang, perahu terbalik higga isi perahu tumpah, semua kaget, ibu sambil menangis mencoba untuk menggapai buah hatinya, nasib memang nasib hampir saja sang ibu ikut tenggelam. Tapi dengan cepat sang anak yang besar langsung menyambar sehingga mereka selamat, akan tetapi rasa penesalan datang ke sang ibu karena sang ayah dan salh satu anaknya telah tiada. “coba tadi ibu larang bapak, mungkin tidak akan terjadi seperti ini” kata ibu sambil menangis. “tabahkanlah hati ibu, mungkin bapak dan adik sudah di panggil” kata sang anak sambil menenangkan hati sang ibu.
Singkat cerita, sudah tiga hari mayat tak kunjung timbul akhirnyasang ibu menemui orang pintar (semacam dukun) untuk mencari jasad keluarganya yang telah hilang pada malam itu. Menurut penerawangan orang pintar, sang ayah telah menjadi raja buaya putih dengan di dampingi anaknya, mendengar kejadian itu sang ibu langsung jatuh pingsan. Malam berikutnya sang ayah pun pulang bersama anaknya untuk menjemput sang ibu, sang ibupun kaget apalagi di ajak ke alam yang berbeda. “kita sudah lain dunia, dunia kita sudah berbeda biarlah aku hidup bersama anak kita yang sudah mau menikah ini” tungkas sang ibu kepada ayah yang datang dengan misterius. Keadaan semakin mengharukan bapakpun tiba-tiba menghilang, seminggu kemudian ibu dan anak itu menjadi orang yang kaya raya. Menurut para ahli, kekayaan itu berasal dari sang ayah raja buaya yang juga kaya raya, sang ayah telah memberika kekayaani itu kepada keluarganya yang masih hidup. Semenjak kejadian itu masyarakat setempat memberi nama sungai tersebut dengan sebutan sunge baya.