Tuesday, August 17, 2010

Profil; Bukti Kekuatan Mimpi



Ya ikhwan and akhwat. . . pembaca setia majalah missi gimana nich kabarnya? Mudah-mudahan baik-baik saja, mudah-mudahan sobat MISSI mampu melaksanakan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya.

Sobat MISSI yang tercinta diedisi kali ini kami telah mewancarai seorang pemuda yang ganteng, murah senyum, sekaligus berprestasi yang lumayan asing dikalangan masyarakat dan penduduk Ummul Quro yaitu Ust.H.Muhammad Husaeni.Lc
Sosok pemuda yang memiliki jiwa besar yang terus berjuang hingga tercapailah impiannya yaitu belajar dinegara Oman yang pada saat itu belum ada warga Indonesia satupun yang mendapat beasiswa kenegara tersebut, jadi ustadz kita yang satu ini menjadi warga Negara Indonesia yang pertama kali mendapat beasiswa ke negara tersebut.

Beliau lahir dikota hujan yaitu kota Bogor dari keluarga yang sederhana, namun kesederhanaan tidak menghalangi keinginan beliau untuk balajar keluar negri, “Setiap manusia memiliki mimpinya masing-masing ada yang mengejar dan mewujudkannya, ada yang mundur dan membuangnya, adapula yang hanya diam kemudian menyimpannya disepanjang sisa-sisa umurnya” Tandas Ustadz Husaini.
Awal study di Ummul Quro

Beliau memulai pendidikan di Pondok Pesantren Ummul Quro Al-islami tepatnya di kelas kelas 1pk. Dari sinilah beliau mulai merintis kehidupan sebagai santri yang hidup mandiri. Tetapi sayang ditengah jalan beliau hampir putus sekolah dari peantren Ummul Quro ini dikarenakan kedisiplinan pondok yang begitu ketatnya yang membuatnya merasa tak sanggup untuk bertahan menjadi santri di pesantren Ummul Quro. Akan tetapi rasa itu hilang begitu saja di saat do’a yang selalu ia panjatkan di jawab oleh Allah SWT dan dari kesabaran sekaligus bimbingan dari Ust. Badrun yang waktu itu menjadi wali kelasnya di kelas satu PK, Ust. Badrun inilah yang selalu memberikan motivasi kepadanya sehingga mampu melaksanakan disiplin yang ada dan sejak itulah ustadz kita memiliki impian untuk melanjutkan studi nya keluar negeri.
Awal memberangkatan ke Negara Oman

Sejak ustadz kita ini duduk di kelas akhir. Beliau berencana untuk masuk kepesantren Durullughah Ad-da’wah jawa timur, lantaran beliau merasa tidak sanggup untuk pergi keluar negri. Namun mungkin sudah dicatat oleh taqdir Allah kalau beliau harus melanjutkan studynya keluar negri, ketika pimpinan Pesantren kita K.H.Helmy Abdulmubin.Lc memberikan amanah kepada beliau untuk mengajar dipondok ini dan ketika dipertengahan pengabdian yang beliau jalani. Sebuah anugrah yang maha besar, mimpi yang sempat beliau kubur dalam hati kini bangkit kembali setika kedutaan dari Oman berkunjung kepopes Ummul Quro untuk memberikan Beasiswa kapada siapa saja bagi yang berpresti, beliaulah yang terpilih untuk mendapatkan beasiswa dan melanjutkan studi nya ke Negara Oman.

Live in Oman
Tatkala beliau datang keNegara Oman beliau mulai dihinggapi rasa keasingan seakan-akan didunia ini hanya beliau seorang apalagi memang beliaulah orang pertama yang mendapatkan beasiswa study to Oman, namun seiring berjalannya waktu beliau mulai membiasakan diri dengan lingkungan sekitar dari perbedaan ras hingga makan yang akan disantap. Pada mulanya beliau sempat sakit dalam mengonsumsi roti karena disana roti merupakan makan pokoknya jadi setiap saat kalau lapar ya harus makan roti tidak ada nasi apalagi bubur ayam, hingga akhirnya beliau tidak sendiri lagi karena Ustadz kita yang satulagi yaitu Ust. Ahmd Mahilli menyusul beliau keOman

Back to Indonesia
Setelah sekian lama study di Oman akhirnya beliau pulang ketanah air tercinta yang selama ini beliau rindukan, kepada sanak keluarga yang beliau cintai dan tentusaja beliau amat rindu akan Pondok tercinta dan sekarang mengabdikan kembali kepondok pesantren Ummul Quro Al-islami karena baginya mengajarkan sebagian atau seluruh jiwa ragannya bagi jalan Allah adalah apa yang beliau impikan sekarang, kemudian beliau berpesan jadilah anak yang berbakti kepada kedua orang tua dan ta’tilah gurumu karena itu semua jalan menuju kesuksesan.

Oleh : wawan setiawan.