Saturday, February 11, 2012

SENYUM YANG TERABAIKAN

Dayung itu kini telah patah oleh deburan ombak
Bunga itu telah berubah menjadi layu
Langit gelap dan mengeluarkan isinya
Semua berakhir sudah
Aku terhampas dalam bayang-bayang mencekam
Lorong-lorong yang kulalui terlalu menakutkan
Derapan sunyi memnaggiolku kembali
Namun apa dayaku aku harus kembali
Pada pelukan kehidupan
Aku merindukan senyumannya, senyum kenangan
Tak ada lagi harapan, yang ada hanya kehampaan
Bulir-bulir sendu terhapus angin malam
Bulan purnama tertutup awan hitam mencekam
Krista-kristal mengalir indah di lautan
Menanti kerinduan yang mendalam
Ketika rindu menjelma di bilik-bilki hati
Menggema menuju seantero cinta
Hanya satu yang kuinginkan, nantikan dan
Impikan senyuman itu takkan pernah terabaikan

Oleh: Suci Handayani