Sunday, October 6, 2013

Cinta Bangsa

Setiap bangsa memiliki cara-cara tersendiridalam menguatkan wawasan kebangsaan kepada warga negaranya. Begitu pula dengan Indonesia, yang juga memiliki hasrat yang sama untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan cinta bangsa warga negaranya. Karena dalam waktu belakangan ini, salah satu masalah yang perlu ditangani secara cepat dan tepat oleh bangsa ini adalah melemahnya wawasan kebangsaan dan jiwa nasionalisme cinta negara. Termasuk dalam kalangan pelajar dan pemuda. Masyarakt kita dominannya kurang mengetahui sejarah perjalanan bangsa Indonesia Ini. Tingakt disiplin di tanah air ini juga masih rendah hal ini dapat dilihat. Misalnya, para warga membuang sampah di sungai yang bisa merugikan dirinya sendiri, korupsi terus merajarela, kekerasan di mana-mana dan sebagainya.
Belakangan ini pembicaraan tentang nasionalisme mulai ramai kembali. Terutama ketika kasus lepasnya pulau Si Padan dan Ligitan dari tanah air dan diusiknya blok Ambalat oleh negara tetangga hingga lepasnya kekayaan-kekayaan bangsa dan sumber dayanya.
Tidak kalah pentingnya muncul berbagai aksi kekerasan dan terorisme belakangan ini. mereka para teroris seakan-akan tidak memiliki rasa nasionalisme dan rasa bersalah pada negara dengan membunuh warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA). Aksi-aksi tersebut merupakan cerminan dari rendahnya rasa nasionalisme di antara mereka. Dari kasus-kasus ini munculah tanda tanya besar dalam benak kita. Adakah rasa nasionalisme kta sebagai warga negara? Bagaimana aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang justru mengahacurkan bangsa sendiri marak terjadi? Dan mengapa kekayaan-kekayaan bangsa kita hanya dinikmati oleh segelintir orang saja? Pertanyaan-pertanyaa tersebut yang hingga saat ini masih menghantui dari pejabat tinggi sampai warga biasa.
Ini merupakan problem nasionalisme besar yang berada di depan kita. Tiada kata lain keculai harus dengan cepat dan tepat untuk diatasi. Semua permasalahan ini kembali kepada diri kita maisng-masing bagaimana kita mengataisnya sebagia warga negara.

By : PWK el-pratama